Alhamdulillah, tanggal 6 juni lalu, saya menikah. menikah dengan teman SMA ku dulu, Wahyuni. Syukurku kepada Allah atas karunia besar yang diberikan ini. seperti sabda Rasulullah, “sempurnalah dien seseorang ketika dia menikah”. apa yang dimaksud dien? silahkan cari tau sendiri secara detil. langkah kemudian menjadi berbobot, ada tujuan yang ingin dicapai dalam setiap tetes peluh. dan tidak termasuk golongan yang hinalah orang yang telah menikah. apalagi sampai meninggal dalam keadaan bujang.
memasuki bulan kedua pernikahan kami, 18 agustus hari ini, Alhamdulillah lagi, istriku tercinta telah hamil. 8 minggu kira-kira usia kehamilannya. Alhamdulillah untuk semua nikmat yang tak dapat dihitung jumlahnya ini. di usia kehamilan muda ini, apalagi yang pertama, mungkin (karena bukan saya yang mengalami) saat-saat yang berat. mual-mual, muntah ketika ada makanan yang masuk. jadinya, berat badan turun, kesehatan juga menurun. semoga istriku kuat menahan proses kehamilannya ini.
prediksi dokter, kira-kira bulan maret baru bisa bersalin. semoga semuanya lancar. hehehe.. sedikit ngeyel, anakku sedari kecil mau kudidik menjadi Qori/Qoriah plus pintar main piano, gitar dan biola. wuih… hahahaha